Masturbasi adalah. Apa itu masturbasi, apakah boleh dalam Islam, apakah sama dengan onani. Nggak apa-apa ya pembahasan jadi agak vulgar begini. Semoga bisa nambah wawasan saja ya. Bicara soal marturbasi sebenarnya kita juga sedang bicara soal diri sendiri lho. Iya kan di usia di atas 20 an misalnya rerata orang sudah mulai tumbuh kuat dorongan seksnya.

Nah pastinya semua yang mengalami masa itu pasti pernah berjuang untuk tidak terjerumus pada zina, di sisi lain juga berusaha agar dorongan seksnya juga tidak bergejolak hingga mengganggu orang lain di sekitarnya. Nah gimana tuh caranya. Simak aja di bawah ya.

Lalu kaya apa sih rasanya nafsu seks itu. Yah kamu observasi saja diri sendiri dulu ya :D. Atau tunggu saja usiamu bertambah hingga kamu bisa menyadari kondisi itu dalam tubuh kamu sendiri. Kembali ke poin utama ya. Apa itu masturbasi 😀

Min tabu ah bahas soal beginian. Nggak ad yang tabu ya dalam ranah mencari ilmu dan wawasan. Jangan ngeres aja pikirannya ups hehe.

Hello, informasi ini tidak hanya penting bagi yang telah menikah tetapi juga penting diketahui oleh siapapun yang sedang beranjak dewasa dan telah memiliki dorongan seksual.

Artikel Terkait:

Cara Berhubungan Intim yang Tidak Mengakibatkan Kehamilan Tanpa KB

Ayat Kursi Agar Suami Kembali

Fitrah Seksual

Berhubungan seks atau berhubungan badan dengan lawan jenis merupakan fitrah sebagai manusia normal. Semua manusia normal akan memiliki nafsu atau dorongan seks terhadap lawan jenisnya. Adapun hal ini menjadi kurang etis dalam kondisi tertentu.

masturbasi adalah, masturbasi adalah kbbi
masturbasi adalah, masturbasi adalah kbbi

Misalnya berhubungan seks bebas atau berzina, berhubungan seks bukan dengan pasangan halal dan tidak melalui proses pernikahan.

Menjadi permasalahan juga jika nafsu seks seseorang sudah tumbuh kuat dan butuh untuk disalurkna tetapi kenyataannya tidak sedang atau belum memiliki pasangan hidup. Entah karena belum bertemu jodohnya sehingga belum menikah, atau karena takdir perceraian sehingga belum memiliki pasangan.

Apakah masturbasi ataupun onani akan menjadi solusi untuk tidak terjebak dalam jurang seks bebas atau berzina. Berikut ini hasil rangkuman admin sakinahbersamamu.com tentang apa itu masturbasi.

Masturbasi Adalah, Menurut KBBI

Arti kata masturbasi menurut KBBI adalah proses memperoleh kepuasan seks tanpa berhubungan kelamin.

Bagi kamu yang belum cukup usia mungkin definisi ini menjadi kurang dimengerti. Jika iya, tinggalkan saja artikel ini. Kunjungi lagi saat sudah cukup usia. Simpan dulu aja linknya hehe.

Jadi semua hal yang bisa menimbulkan kepuasan seks tanpa harus berhubungan badan dengan lawan jenis alias bisa dilakukan sendiri ataupun bisa juga dilakukan dengan lawan jenis (dengan tanpa berhubungan badan alias tanpa penetrasi alat kelamin) maka bisa disebut dengan masturbasi. Baik dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan.

Tentang Masturbasi

Yes laki-laki dan perempuan (baik yang masih single ataupun yang sudah berpasangan) sama-sama berpeluang melakukan masturbasi. Semua akan dipengaruhi oleh kondisi biologis dan kondisi rohani yang bersangkutan. Jika dorongan biologisnya yang lebih dominan dari pada rohaniahnya maka seseorang akan bermudah-mudahan dalam melakukan masturbasi dan juga sebaliknya.

Jika masih single wajar jika ini akan menjadi dilema tersendiri dan tugasnya adalah melakukan puasa :D. Tetapi tidak menutup kemungkinan yang sudah memiliki pasanganpun berpeluang untuk tergoda melakukannya. Bisa jadi karena harus berhubungan jarak jauh, atau pasangan sedang sakit keras dan seterusnya.

Bagaimana Islam memandang perilaku ini. Admin telah rangkumkan dari beberapa situs yang konsen terhadap pembahasan ilmu agama termasuk fiqih.

Masturbasi Adalah Dosa Dalam Islam, Benarkah?

Ini butuh banyak membaca dan mencerna. Jika nanti kamu belum puas dengan rangkuman admin coba baca-baca sendiri di internet ya.

Jadi memang secara hukum Islam masih ada perbedaan pendapat. Sebagian ulama mengharamkan, sebagian lagi lebih pada melihat konteks si pelaku dan tingkat mudhorotnya.

Untuk pendapat ulama yang mengharamkan karena ini merupakan perilaku yang melampaui batas yang telah ditentukan Allah SWT. Sedangkang yang membolehkan dengan catatan karena menghindari mudhorot yang lebih besar yaitu berzina. Tentu dibolehkannya inipun bukan lantas berarti tanpa usaha mencegah dan membatasi.

Pada dasarnya masturbasi maupun onani merupakan perilaku yang melampaui batas yang diharamkan oleh agama. Kalau melakukan yang haram alias dilarang otomatis dosa. Mengenai perbedaan hukumnya di kalangan ulama’, silahkan dibaca lebih detailnya di internet ya.

Dasar Hujah Masturbasi Adalah Haram

Adapun para ulama yang mengharamkan adalah ulama Maliki dan Syafi’i. Ulama Syafi’i beralasan bahwa Allah SWT memerintah menjaga kemaluan kecuali di hadapan istri atau budak perempuan yang didapat dari hasil peperangan.

Allah Ta’ala berfirman:

وَّالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَۙاِلَّا عَلٰٓى اَزْوَاجِهِمْ اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُمْ فَاِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَۚفَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعٰدُوْنَۚ

Artinya: Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di luar itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. (QS. Al Ma’arij: 29-31)

Sebagian ahli ilmu juga berdalil dengan firman Allah Ta’ala:

( وَلْيَسْتَعْفِفْ الَّذِينَ لا يَجِدُونَ نِكَاحًا حَتَّى يُغْنِيَهُمْ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ ) النور 33

Artinya: Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya.” (QS. An-nur: 33)

Alasan pendapat ulama Syafi’i dan ulama Maliki ini disampaikan juga diperkuat dalam kedua hadis berikut:

أَنْ يَتُوبُوا، إِلَّا أَنْ يَتُوبُوا، فَمَنْ تَابَ تَابَ اللهُ عَلَيْهِ النَّاكِحُ يَدَهُ

Artinya, “Ada tujuh golongan yang tidak akan dilihat (diperhatikan) Allah pada hari Kiamat, tidak akan dibersihkan, juga tidak akan dikumpulkan dengan makhluk-makhluk lain, bahkan mereka akan dimasukkan pertama kali ke neraka, kecuali jika mereka bertobat, kecuali mereka bertobat, kecuali mereka bertobat. Siapa saja yang bertobat, Allah akan menerima tobatnya. Satu dari tujuh golongan itu adalah orang yang menikah dengan tangannya (onani).” (Lihat: al-Baihaqi, Syu’ab al-Iman, jilid 7, hal. 329).

يَجِيءُ النَّاكِحُ يَدَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَدُهُ حُبْلَى

Artinya, “Orang yang menikah dengan tangannya akan datang pada hari Kiamat dalam keadaan tangan terikat,” (HR al-Baihaqi).

Sumber: https://www.cnnindonesia.com, https://islam.nu.or.id

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published.