Review Pengalaman Memakai Pompa Asi Dodo

Spread the love
Hasil perahan memakai pompa ASI dodo yang manual

Review Pompa ASI Dodo. Hallo moms pejuang ASI. Kali ini saya ingin menulis pengalaman pribadi sepanjang saya menyusui ketiga anak saya. Jadi saya akan me review pompa ASI Dodo yang manual bukan elektrik selama saya memakainya.

Tak dipungkiri lagi ya semakin hari semakin banyak para mom yang menyadari betapa pentingnya memberikan ASI pada anaknya minimal pada usia enam bulan pertama.

 Ini sesuai dengan  standart yang diberikan juga oleh WHO bahwa WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif dimulai dari satu jam setelah bayi lahir hingga berusia 6 bulan. Menyusui bisa dilakukan hingga anak berusia sekitar dua tahun. (liputan6.com)

Alhamdulillaah, saya dimudahkan untuk bisa menyusui ketiga anak saya. Anak pertama dan kedua alhamdulillaah sudah tuntas saya susui selama dua tahun. Sedangkan anak ketiga masih dalam proses menyusui. Terhitung usia dua bulan ditanggal 25 Oktober 2020 ini. Jadi masih panjang waktu untuk bisa menyusui, insyaallaah.

Sebagai ibu rumah tangga yang aktivitasnya lebih banyak di dalam rumah daripada di luar rumah, tentu menyusui dengan cara langsung tanpa diperah terlebih dahulu adalah hal yang lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan ibu yang berkarir di luar rumah. Namun dalam kondisi tertentu saya tetap membutuhkan bantuan pompa ASI untuk tetap bisa memberikan ASI pada anak saya.

Kondisi tersebut misalnya, saat saya harus bolak balik ke rumah sakit untuk melakukan perawatan gigi, atau saya butuh ke satu tempat yang tidak memungkin saya menyusui, juga kegiatan lain yang tidak memungkinkan saya membawa anak yang masih menyusu. Dalam kondisi inilah kemudian saya mencoba mempelajari tentang bagaimana cara memompa dan menyimpan ASI.

Sebenarnya saya memiliki beberapa pengalaman memakai produk pompa ASI dengan berbeda model dan merk. Yang elektrik (produk luar) dengan harga seratus lima puluh ribuan pernah, manual yang murah banget harga di bawah lima puluh ribu pernah. Nah sampai akhirnya saya mencoba pompa ASI manual merk Dodo dan kemudian saya ingin mereviewnya. Barangkali ada yang terbantu dengan informasi yang saya tuliskan kali ini.

Berapa sih harganya?

Kalau tipe yang saya beli secara offline ini harganya kemarin sekitar 219 ribu. Tapi ternyata baru-baru ini saya iseng melihat harga pompa ASI manual merk dodo di marketplace lazada harganya fantastis lebih murah. Moms coba cek di sini.

Ada item apa aja dalam satu set?

Jadi dalam satu set ada satu alat pompa lengkap dengan silikon di bagian corong yang dipakai menempel di payudara, sehingga tidak terlalu terasa sakit di bagian puting ataupun bagian payudaranya saat diperah. Juga ada dua botol dot lengkap dengan tutupnya untuk menmapung ASI hasil perahan. Kemudian slang kecil untuk dipakai di dalam dot sehingga membuat anak nyaman saat mengisap tidak keluar ASI terlalu banyak. Oiya ada 6 pcs breast pads juga nyaman banget dipakai apalagi saat aktivitas di luar bisa ditempel di bra jadi bra ndak basah karena ASI.

Ada beberapa item lagi yang bentuknya kecil-kecil saya kurang tahu manfaatnya dan tidak saya pakai. Seperti ini ya satu setnya.

pompa ASI dodo, review pompa ASI dodo manual, review pompa ASI elektrik, review pompa ASI manual, harga pompa ASI manual dodo, harga pompa ASI manual dodo di lazada

Bagaimana bahan plastiknya?

Semua bahan plastiknya sangat tebal. Beda dengan botol dot yang umum dibeli. Lebih berat dan tebal serta BPA Free.

Apakah membuat sakit di puting atau di PD saat dipakai?

Sepengalaman saya sih tidak sakit. Karena ada silikon di bagian corong yang juga bisa dipasang dan dilepas. Jadi terasa lembut di PD.

Hasil perahannya apakah banyak?

Ini tergantung volum ASI di PD kita ya moms. Tapi memang jika saya bandingkan dengan pengalaman saat memakai elektrik jauh lebih banyak perahannya saat memakai yang manual. Sedotannya juga lebih kuat dibandingkan dengan yang elektirik.

Kesimpulan dari review pompa ASI dodo kali ini adalah peas sekali dan sangat direkomendasikanlah untuk moms lainnya. Semoga sepengalaman ya.

Ya ini riil pengalaman saya aja ya moms. Sehingga saya tertarik menuliskan review pompa ASI dodo manual. Kalau moms memiliki pengalaman berbeda mungkin bisa saling sharing aja. Semoga bermanfaat.

Oiya saya juga ada pengalaman menyusui dua bayi sekaligus dan menyusui saat hamil, bisa baca di sini.

One comment Add yours

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *