Manfaat Membacakan Buku Untuk Anak

Spread the love

Manfaat Membaca  Buku Untuk Anak.

Cerita Pengalaman

Berbekal ilmu saat kuliah psikologi dulu, saya membuat satu habit diantara habit lainnya untuk anak-anak sejak dini. Yaitu berkomunikasi dan membaca. Jadi sejak bayi new born pun kedua anak saya selalu saya ajak bicara seolah mereka sudah bisa berbicara.

Saat menyusui, saat memandikan, saat santai, sesempat mungkin selalu saya ajak berkomunikasi. Misalnya: mba Zahra sudah kenyang nak, nanti kalau sudah besar kita main bareng ya bla bla bla. Atau saya bercerita sesekali tentang apapun yang saya mau saat itu.

Prinsipnya membanyak memperdengarkan kata dengan verbal ke anak. Lalu saya mendapatkan anak-anak diusia dua tahun itu sudah lancar bicara dan di usia 3 tahu lebih lancar mengucapkan kalimat sempurna. Misal: ummi, tadi di masjid Aza lihat mas-mas main-main sepak kaki gini-gini lho mi, Aza Cuma lihat tok tapi.

Beberapa komentar sama pun sering mampir di telinga saya. Mba anakmu banyak ngomongnya ya, mba anakmu suka ngomong ya, dan sejenisnya. Saat itu juga saya teringat satu habit yang saya berlakukan pada mereka sejak dini. Ya, mengajak komunikasi dan membacakan cerita.

Kali ini saya akan sedikit ulaskan tentang salah satu hasil penelitian tentang manfaat membacakan buku pada anak-anak di usia dua tahun atau lebih dini dari itu. Next

Baca Juga: Membuat Anak Mau Menghafal AL Qur’an

Motif Menuliskan Manfaat Membaca Buku Untuk anak

Apa sih motif terbesarnya sehingga saya ingin menuliskan tentang manafaat membacakan buku untuk anak. Yes, sebagai orang tua sejujurnya semakin hari semakin merasa prihatin dengan kondisi anak-anak saat ini. Bukan berarti anak-anak saya sendiri sudah aman dari hal yang saya prihatinkan saat ini. Its about gadget.

Uswitch.com pernah mempublikasikan sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa lebih dari seperempat jumlah anak-anak di seluruh dunia memiliki komputer genggam sebelum usia delapan tahun.

Sedangkan semakin hari semakin banyak orang tua yang menyesalkan perilaku anak-anaknya saat telah kecanduan gadget. Ada gejala perilaku pemarah, agresif, anti sosial, susah diajak membaca, susah juga berkomunikasi dengan baik dan lain-lain.

Akankah ke depan dengan perlahan-lahan kita akan menjadi orang tua yang kehilangan anak-anak secara kejiwaan. Fisik mereka bersama kita tetapi hati dan pikiran mereka terculik oleh dunia maya. Pasti akan ada jawaban seragam, tidak maulah!!!!

Oleh karena itu, saya yakin semakin banyak pula orang tua tersadar bahwa gadget itu TIDAK BAIK untuk anak-anak. Disnilah saya pribadi tergerak menulisakan sebuah penelitian yang sangat bermanfaat untuk menanggulangi fenomena ini agar tidak semakin banyak lagi. Next

 

Manafaat Membacakan Buku Untuk Anak sakinahbersamamu.com

Riset Manfaat Membaca Buku Untuk Anak

Ada sebuah gerakan bagus, 20 minutes reading  of mother and child. Gerakan ini menganjurkan seorang ibu untuk membacakan anaknya sebuah buku selama 20 menit sebelum anaknya tidur. Gerakan ini merujuk pada sebuah penelitian.

Nicole Niamic dalam jurnalnya The Benefits of Reading to Your Children mengatakan, jika orang tua membacakan buku cerita pada anak sejak dini, mereka  sebenarnya telah mengenalkan anak pada dunia lain yang mengasyikan.

Kebiasaan ini bahkan akan menentukan kesuksesan akademik mereka di kemudian hari. Anak usia 2 tahun yang setiap hari dibacakan buku cenderung berprestasi lebih baik ketika duduk di TK ataupun SD.

Mereka juga akan memiliki kemampuan belajar dan berkomunikasi 2-3 kali lebih baik dibandingkan anak yang hanya dibacakan buku beberapa kali saja dalam seminggu.

Kesimpulan manfaat membaca buku pada anak, kemampuan dan kesuksesan akademik lebih baik, komunikasi lebih baik, memiliki prestasi yang lebih baik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *