Cara Menghitung Masa Subur, Menentukan/ Merencanakan Jenis Kelamin Anak

Spread the love

CARA  MENGHITUNG MASA SUBUR

cara menghitung masa subur
via blogdokter.net

Assalamualaikum para sahabat muslimah ……….

Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Kali ini admin akan sedikit berbagi tentang tema yang sangat-sangat tidak asing lagi dalam dunia  pribadi para muslimah. Bahkan mungkin tema ini juga akan menjadi tidak asing juga bagi para suami. Ya, tentang cara menghitung masa subur.

Cara mengenali siklus haid, cara alami menentukan jenis kelamin anak, cara membuat anak perempuan, cara membuat anak laki-laki. Cara mengetahui masa ovulasi.

Kok bisa? Kenapa para suami harus tahu tentang cara menghitung masa subur istri? Atau bahkan suami juga butuh tahu bagaimana cara menghitung masa subur sang istri lho. Masih belum tahu jawabannya? Yuk mari simak ulasan admin seputar masa subur muslimah.

 

Setelah sepasang sahabat muslim menikah apa yang akan pertama kali kita pikirkan? yup, pasti buah hati. Ada beberapa pasangan yang menginginkan segera memiliki buah hati dan ada beberapa pasangan yang lebih memilih untuk merencanakannya lebih dulu.

 

Untuk itu penting sekali untuk kita mengetahui sistem perencanaan kehamilan yang baik dan benar.  Dan yang  pertama perlu kita pahami terlebih dahulu adalah tentang cara menghitung masa subur.

 

PENGERTIAN MASA SUBUR

 

Pengertian masa subur itu sendiri adalah suatu masa dimana dalam siklus menstruasi terdapat sel telur yang siap untuk di buahi, sehingga saat masa itu dating dan wanita tersebut melakukan hubungan seksual maka kemungkinan besar akan terjadi pembuahan atau kehamilan.

 

Dan untuk mengetahui  masa subur kita, kita harus memahami berbagai macam siklus haid, yang mana itu akan mengacu kepada cara penghitungan kesuburan yang paling sesuai dengan diri kita.

 

 

Macam macam siklus haid

Selain pentingnya mengetahui masa subur, sahabat muslimah  juga penting memahami terkait macam-macam siklus haid. Bagaimana mengenali atau mengetahui tipe siklus haid kita?

 

Haid pada umumnya terjadi setiap bulan terhadap wanita yang sudah sampai pada usia produktif. Peristiwa haid sendiri yaitu proses keluarnya darah dari dalam rahim yang terjadi karena luruhnya lapisan dinding rahim bagian dalam yang banyak mengandung darah dan sel telur yang tidak di buahi.

 

Sedangkan siklus haid sendiri ada 2 jenis yaitu:

Siklus haid teratur dan tidak teratur. Pada umumnya siklus haid terjadi setiap dua puluh delapan (28) hari sekali, ada juga yang memiliki siklus dua puluh tiga (23) hari atau tiga puluh lima (35)  hari atau di mana saja diantara waktu ini, itu masih masuk dalam kategori teratur.

 

Sedangkan untuk siklus haid yang tidak teratur yaitu siklus haid yang tidak menentu. Misalkan, bulan ini sahabat muslimah memiliki siklus haid tiga puluh hari (30) hari, kemudian bulan berikutnya maju menjadi siklus haid dua puluh lima (25) hari, dan bulan berikutnya lagi anda mendapati siklus haid tiga puluh dua  (32) hari.

 

Jika saat ini sahabat muslimah mengalami kondisi tersebut, maka kondisi itu masuk dalam kategori siklus haid tidak teratur. Untuk menetukan siklus haid dari seorang sahabat muslimah yang memiliki siklus haid yang tidak teratur yaitu dengan mencata tsiklus haid setidaknya enam (6) bulan berturut-turut.

 

Kemudian dijumlahkan dan dibagi enam (6). Nah, hasil yang diperoleh dari perhitungan inilah kemudian dijadikan acuan sebagai siklus haid sahat muslimah.

 

Kenapa sih kita harus tahu siklus haid dulu untuk mengetahui masa subur kita? Karena masa subur kita terjadi di sekitar waktu ovulasi, dan ovulasi tergantung pada siklus haid kita. Apa sih ovulasi itu? Ovulasi adalah peristiwa berkembangnya sel telur dalam ovarium.

 

Nah,saat sel telur sudah matang maka ovarium akan melepaskan sel telur tersebut. Ovulasi sendiri terjadi sekitar 12-14 hari sebelum hari pertama haid selanjutnya. Tergantung siklus haid para sahabat muslimah. Setelah kita memahami siklus haid dan ovulasi, berikut cara penghitungan masa subur yang dihitung berdasarkan siklus haid kita.

 

 

CARA MENGHITUNG MASA SUBUR UNTUK SIKLUS HAID TERATUR

 

Cara menghitung masa subur dengan siklus haid yang teratur itu tidak terlalu susah. Siklus haid yang normal seorang wanita yaitu berkisar antara 21-35 hari, umumnya masa subur seorang wanita adalah sekitar 12-16 hari sebelum masa haid berikutnya atau dengan kata lain seorang wanita ada dalam masa subur sekitar 10 hingga 17 hari setelah hari pertama haid. Tapi, itu hanya berlaku untuk siklus haid 28 hari.

 

 

CARA MENGHITUNG MASA SUBUR UNTUK SIKLUS HAID TIDAK TERATUR

 

Bagaimana jika siklus haid sahabat muslimah tidak teratur? Saat siklus haid sahabat muslimah bukan 28 hari, maka yang perlu dilakukan adalah menghitung siklus terpendek terlebih dulu.

 

Kemudian kurangi angka tersebut dengan 18. Misalnya siklus terpendek shabat muslimah adalah 25 hari, berarti cara menghitungnya adalah 25-18=7. Nah, angka ini menujukkan hari pertama saat sahabat muslimah berada dalam masa paling subur. Angka tujuh artinya adalah hari ke tujuh dihitung dari hari pertama haid.

 

Masa subur pun ada akhirnya, untuk mengetahuinya sahabat muslimah harus menghitung siklus terpanjang anda, kemudian di kurangi 11. Semisal, masa terpanjang siklus haid sahabat muslimah adalah 32 hari, berarti 32-11=21. Nah ini adalah hari dimana masa subur sahabat muslimah berakhir.

Jika siklus sahabat muslimah rata-rata pada 25 hari sampai 30 hari maka sahabat muslimah akan ada dalam masa subur antara hari ke 7 hingga 19 setelah hari pertama haid.

 

Selain dari siklus haid, untuk menghitung masa subur juga bias dengan metode lender serviks. Metode seperti apakah itu? Yaitu dengan melihat adanya cairan bening licin dan elastic menyerupai putih telor mentah yang mana akan di produksi saat masa subur kita.

 

Artinya, jika menggunakan metode lendir serviks ini sahabat muslimah harus benar-benar peka dan teliti ya dalam mengobservasi kondisi miss V saat diperkirakan akan memasuki masa-masa subur.

 

Selain dua metode di atas ternyata masih ada lagi metode untuk menghitung masa subur sahabat muslimah. Yaitu menggunakan metode suhu basal tubuh. Suhu basal tubuh sendiri adalah suhu tubuh kita saat bangun tidur setiap pagi sebelum bangun dari tempat tidur dan melakukan aktifitas apapun. Nilai normalnya akan berkisar antara 35-36,6 derajat celcius. Sedangkan saat masa ovulasi terjadi akan naik sekitar 0,3 derajat celcius.

 

Dan yang paling mudah yaitu dengan menggunakan alat prediksi masa subur atau disebut  juga testpack kesuburan. Alat ini dijual bebas di apotek-apotek terdekat di sekitar kita. Testpack kesuburan berbeda dengan testpack kehamilan, walau pun cara penggunaannya tidak jauh berbeda.

 

Cara penggunaan alat test kesuburan ini, hampir sama dengan penggunaan test pack kehamilan. Hanya saja jika tes kehamilan sahabat muslimah membutuhkan air seni pertama pada pagi hari, tapi alat test kesuburan menggunakan air seni yang di keluarkan pada jam 10.00 – 20.00.

 

Caranya, celupkan ujung testpack ini pada air seni kurang lebih selama 5 detik dan jangan melebihi tanda anak panah yang ada pada alat test tersebut. Tutup kembali alat test tersebut dan tunggu kurang lebih selama 3 menit.

 

Saat muncul 2 garis warna atau tanda positif, berarti anda dalam keadaan subur dan ovulasi akan terjadi 24 hingga 48 jam kedepan.

 

Saat masa-masa subur datang, bagi sahabat muslimah beserta pasangan yang segera menginginkan keturunan sebaiknya melakukan hubungan seksual pada masa-masa ini sesering mungkin.

 

Karena di luar masa itu kecil kemungkinan akan mudah terjadi kehamilan. Sedangkan untuk yang masih dalam perencanaan, sebaiknya menghindari berhubungan seksual di masa subur ini.

 

Beda kasus saat sebelumnya sahabat muslimah menggunakan alat kontrasepsi, apalagi yang mempengaruhi hormon. Misal, sahabat muslimah menggunakan alat kontrasepsi jenis suntik [per 3 bulan] maka tubuh sahabat muslimah butuh waktu untuk menyesuaikan kembali siklus menstuasi kurang lebih dalam kurun waktu 6 hingga 12 bulan setelah pemakaian dihentikan.

 

 

Sedangkan bagi yang menggunakan intrauterine device atau IUD harus di lepas terlebih dahulu untuk persiapan kehamilan. Pada umumnya bagi sahabat muslimah yang menggunakan alat kontrasepsi jenis ini  proses ovulasi dan kemungkinan kehamilan akan lebih cepat terjadi.

 

Kontrasepsi sendiri memiliki efek yang beragam pada masing-masing wanita. Pada umumnya setahun setelah pelepasan kontrasepsi hormon akan kembali normal dan anda akan siap hamil kembali.

 

Tips agar segera hamil dengan jenis kelamin yang diinginkan.

 

Secara ilmiah yang memegang kendali dalam menentukan jenis kelamin anak adalah sperma laki-laki. Saat kita ingin mencoba memiliki anak perempuan dengan proses alam, ada baiknya kita melakukan hubungan seksual sebelum masa ovulasi terjadi. Sedangkan untuk mencoba memiliki anak laki-laki, sebaiknya kita melakukan hubungan seksual saat terjadi ovulasi.

 

Kenapa bisa seperti itu? Hal ini disebabkan kromosom Y yang mengandung genetik laki-laki dapat berenang lebih cepat namun masa hidupnya lebih pendek. Sedangkan kromosom X lebih lambat tetapi memiliki masa hidup lebih panjang.

 

Jadi sperma laki-laki yang terdiri dari kromosom Y tidak bisa bertahan lama dalam saluran reproduksi wanita, berbeda dengan kromosom X yang mengangkut genetik wanita, memang dia berenang lebih lambat, tapi dia akan bertahan lebih lama dalam saluran reproduksi wanita.

 

Oleh karena itu, teknisnya jika ingin menginginkan anak laki-laki sering-sering berhubungan intim saat masa-masa subur. Agar kromosom Y bisa maksimal sampai pada sel telur. Paham ya? semoga paham dengan bahasa admin yaaa.

 

Demikian ulasan yang bisa admin sampaikan tentang cara menghitung masa subur  dalam artikel ini. Semoga bisa bermanfaat. Butuh kata-kata cinta untuk pasangan? Bisa baca disini.

Bisa dibaca juga artikel tentang tandem nursing

 

 

 

 

 

5 comments Add yours

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *