Cara Membuat Artikel Yang Baik dan Menarik

Spread the love

Cara membuat artikel, merupakan tema awal yang umumnya sering dipelajari bagi seorang pemilik blog pemula. Sebagai seorang yang baru memulai belajar tentang blog, SEO, dan digital marketing pada awal tahun 2018 lalu sayapun tergolong sering membaca tulisan dari berbagai situs dengan tema cara membuat artikel yang baik dan menarik.

Tidak jarang juga di awal belajar semua itu banyak istilah asing yang saya sendiri belum memahaminya. Jadi sering sekali ketika membaca satu artikel saya membutuhkan waktu agak lama karena harus mencari tahu dulu tentang satu istilah dalam artikel tersebut yang belum saya pahami. Intinya begitulah.

Sedikit rumit di awal belajar, tak masalah. Dari pada bertahan dengan ketidak pahaman ya. Baca lagi baca lagi baca lagi terus begitu sampai sekarang ya. Kalau ingin bisa banyak menulis ya banyaklah membaca. Itu aja sih inti dari artikel ini. 😀

Gimana, lanjut gak ya. Kan sudah disampaikan intinya hehe. Ok next lah

cara membuat artikel opini, cara membuat artikel pdf, cara membuat artikel telaah

Satu demi satu artikel saya baca dan pelajari dari situs para praktisi SEO. Apa itu SEO, apa itu riset kata kunci, apa saja situs yang menyediakan layanan riset kata kunci secara gratis, bagaimana agar artikel bisa muncul di halaman satu google. Semuanya saya baca dari satu situs ke situs lainnya.

Bagi emak-emak rumahan seperti saya, tentu mempelajari itu semua secara otodidak tanpa mengikuti pelatihan sekalipun merupakan hal yang tidak mudah. Bukan tetiba dan bukan dengan waktu singkat bisa memahami semuanya. Yah modalnya passion aja daaaaan sabaaar.

Alhamdulillaah salah satu artikel yang ada di halaman satu google adalah artikel tentang kata-kata cinta untuk pasangan islami. Tapi sekarang posisinya di halaman berapa belum saya cek lagi haha.

Tanpa kesabaran mungkin dunia menulis di blog ini sudah lama saya tinggalkan. Haha karena masih ada passionlah saya masih betah belajar tentang ini semua. Alah begitulah. Apalagi kalau bisa mendapatkan uang dari blog, paling semangat belajar soal ini. Maklum punya misi berpenghasilan dari rumah soalnya.

Lalu mulailah diri saya mempraktikkan sedikit demi sedikit dan mulai terbiasa menulis artikel. Pernah menyetorkan tulisan dengan bayaran 40.000 per 500 kata artikel yang saya buat. Pikir-pikir lagi dari pada menulis untuk website orang lain mending menulis buat web sendiri kan ya.

Sudah deh lalu nekat beli domain dan hosting, mulailah menulis.

Cara Membuat Artikel Yang Baik dan Menarik

Cara membuat artikel non ilmiah, cara membuat artikel bebas, cara membuat artikel telaah, cara membuat artikel opini, Cara Membuat Artikel www.sakinahbersamamu.com

Pertanyaannya kita akan membuat artikel yang baik secara umum (baik di mata pembaca) atau baik menurut mesin pencari google. Secara umum memang sama tetapi sedikit berbeda juga. Jika kita menginginkan artikel yang baik di mata google maka kita harus tahu tentang apa yang disukai google.

Okelah kita bahas pelan-pelan semua ya. Agar artikel kita baik dan menarik, inilah langkah-langkahnya:

Menentukan Tema Artikel Menarik

Salah satu kualifikasi menarik adalah, tema tersebut banyak dicari atau dibutuhkan oleh banyak orang. Jika dicari banyak orang, kemungkinannya tema tersebut memang memiliki banyak manfaat positif bagi banyak orang.

Ukuran banyak orang tak harus dalam jumlah yang fantastis banyak lah ya. 5.000-10.000 volum pencariannya juga sudah banyak. Pertanyaanya, bagaimana bisa mendapatkan tema yang menarik banyak orang?

Yes, cari tema yang banyak dicari orang. Praktisnya teman-teman bisa riset terlebih dahulu di ahref.com, ubersuggest.com, googlesuggest, dan situs sejenisnyalah. Ketik saja kata kunci dari tema nanti situs tersebut bisa menampilkan data tentang seberapa banyak kata tersebut dicari orang.

Misalnya: tema dunia kesehatan tentang ‘makanan penambah darah’, ‘khasiat daun sirsak untuk kanker’ dan seterusnya. Dua contoh kata kunci tersebut memiliki volum pencarian tinggi di mesin pencari google dan persaingan masih ringan (saat artikel itu diterbitkan).

Kualifikasi menarik yang kedua adalah unik. Unik berarti sesuatu itu belum banyak terjadi atau belum banyak dipahami. Unik berarti juga sesuatu yang berbeda dari yang lain dan merupakan sesuatu yang baru.

Misalnya: ‘tips sukses berjualan di marketplace shopee’ dan sejenisnya.

Hindari hoax dan copy paste ya. Rewrite senatural mungkin masih aman insyaallah. Banyak-banyak baca aja. Insyaallaah lama-lama terasah juga. Alhamdulillaah saya ndak pernah rewrite kecuali kutipa kata-kata yang sudah berbentuk quote orang lain dan selalu saya cantumkan sumbernya (ini kode etik penulisan ya).

Menggunakan Bahasa yang Baik dan Mudah Dipahami

Ada 2 contoh kalimat sebagai berikut,

“C4r4 4g4r 4n4k M4u Mengh4f4l Qur4n” atau “Cara agar anak mau menghafal Qur’an”. Entah, contoh kalimat pertama itu sejak kapan pastinya munculnya. Yang jelas dari kedua contoh itu contoh kedualah yang harus kita pilih.

Penulisan kata dalam ejaan bahasa Indonesia yang baik dan benar harus diperhatikan. Misalnya, memberi spasi setelah tanda koma dan titik. Memakai huruf besar setelah tanda titik, di awal kalimat, nama tempat, nama tokoh, dan seterusnya.

Memisahkan penulisan kata depan dan menyambung penulisan kata sambung. Jangan dibolak balik. Menulis miring istilah yang berbahasa selain bahasa Indonesia. Harus rutin memeriksa penulisan kata dalam artikel. Jumlah baris dalam tiap paragraf usahakan maksimal 3-4 baris. Jangan terlalu panjang ya.

Bahasa artikel juga sebisa mungkin enak di baca. Tidak bertele-tele alias mbulet tetapi juga tidak terlalu kaku. Ringan, luwes namun tetap berbobot.

 

Memakai Struktur 4W+1H

Penggunaan kaidah 4W+1H ini hanya untuk memudahkan peta pikiran kita saat menulis. Kalaupun tema artikel yang kita buat tidak bisa dipaksa untuk memenuhi semua poin 5W+1H ya disesuaikan saja tidak perlu dipaksa.

Setidaknya ketika kita memahami konsep 5W1H, artikel kita bisa runtun dan rapi pembahasannya. Sehingga membuat pembaca betah untuk menyelesaikan membaca artikel kita serta bisa betah berlama-lama di blog kita.

Contoh artikel berjudul Manfaat Daun Sirsak

Kita bisa sampaikan di awal tentang seperti apakah daun sirsak ini, manfaatnya apa saja, sudah adakah daun sirsak yang sudah diolah menjadi produk, bisa di dapatkan dimana produk daun sirsak, manfaatnya apa saja, bagaimana cara mengolahnya untuk dimanfaatkan bagi kesehatan dan seterusnya.

Semoga jelas ya. Next

Sajikan Gambar Pendukung

Siapa sih yang tidak suka dengan gambar. Dan siapa juga yang tidak mudah bosan jika membaca artikel yang panjang penjelasannya tanpa gambar. Coba ditanyakan pada diri sendiri. Nah sudah tahukan jawabannya.

Tidak perlu susah juga mencari gambar pendukung dengan kualitas bagus dan resolusi dan dimensi tinggi ya. Salah satu andalan saya biasanya pakai pixabay.com, canva.com, atau shutterstock.com. So far yang paling sering ya canva.com.

Jangan lupa pilih yang gratisan aja kalau low budget ya.

Contoh gambar pendukung. Artikel tentang wisata ya ditunjukkanlah ya foto-foto tentang spot dalam  wisata tersebut. Atau artikel tentang kesehatan bisa menunjukkan gambar-gambar info grafis statistik. Contoh lagi misalnya menulis artikel tentang aneka tanaman hias di rumah. Bisa dibayangkan jika menulisnya tanpa gambar ya.

Sajikan Data Pendukung

Sekalipun artikel yang kita buat merupakan artikel ringan dengan target pembaca yang heterogen (bukan untuk satu golongan tertentu) maka menyajikan data pendukung juga menjadi hal penting agar artikel kita bisa memiliki reputasi yang baik.

Data pendukung disini bisa dalam bentuk angka nominal statistik hasil penelitian atau juga data kesimpulan dari penelitian ilmiah yang tidak berbentuk angka sekalipun.

Data pendukung bisa juga berasal dari pengalaman pribadi yang original. Ini juga menarik untuk dijadikan pendukung. Misalnya dalam artikel berjudul Kanker serviks stadium 3B bisa sembuh ini.

Lakukan Recheck Berulang

Melakukan pengecekan ulang menjadi proses penting finishing pembuatan artikel. Misal meneliti barangkali ada kata tanpa spasi, huruf dobel, salah ketik, salah pemakaian huruf besar, ejaan salah dan lain-lain.

Atau juga bertujuan untuk menambah hal-hal yang dirasa kurang. Biasanya pada saat menulis artikelnya belum terlihat bagian yang kurang dan perlu ditambahkan. Namun saat di cek ulang biasanya baru terlihat ada kurangnya.

Intinya, semangat menulis ajalah ya.

NB: jika artikel sudah selesai dibuat. Semua poin tersebut di atas sudah dipenuhi. Bagi yang ingin artikelnya dilirik google dengan lebih cepat dan bisa masuk halaman satu google (atau 3 halaman awal), maka langkah selanjutnya adalah mengatur kaidah SEO pada saat akan menerbitkan artikel pada dashbord web. Perlu dibahas sendiri gak ya? hehe

 

Cara Membuat Artikel Agar Ramai Pengunjung

Otomatis jika semua poin dalam cara membuat artikel yang baik di atas sudah terpenuhi, lalu dikombinasikan dengan kaidah SEO berorientasi traffic. Insyaallaah, dengan berjalannya waktu setiap hari artikel tersebut bisa menjadi top post dan mendatangkan banyak pengunjung. Meskipun artikel tersebut tidak masuk halaman satu google.

Btw, top post pada blog ini adalah cara menggunakan test pack. Meski tidak masuk halaman satu google, tetapi di google image lumayan nangkring di atas sendiri. Jadi artikel ini bisa menyumbang pengunjung terbanyak setiap harinya.

Salah satu top post yang jugamenarik banyak pembaca pada website ini adalah kata-kata cinta islami untuk suami. Ini merupakan artikel awal saya setelah membeli domain. Silahkan di stalkingin ya. Alah bahasa apalagi ini ya stalking 😀

Cara Membuat Artikel Ilmiah Dan Contohnya

cara membuat artikel pdf, cara membuat artikel opini, cara membuat artikel yang menarik

Poin umum yang harus dipenuhi masih sama juga dengan poin pada cara membuat artikel yang baik di paragraf atas ya. Namun kerangkanya lebih detail dan jelas. Untuk contohnya lihat poin di akhir artikel ya. Adapun kerangka artikel ilmiah kurang lebih meliputi beberapa poin diantaranya:

Membuat Tema Artikel Ilmiah

Ini merupakan poin pertama saat kita menulis jenis artikel apapun. Berdasar dari tema inilah kemudian seorang penulis akan mengembangkan tulisannya dalam beberapa poin yang lebih spesifik lagi. Bagaimana cara membuat tema artikel ilmiah?

Seperti yang sudah pernah saya singgung di atas sebelumnya bahwasannya tidak ada tips khusus yang manjur agar pikiran kita mudah menemukan tema bagus dan menarik. Satu-satunya cara adalah dengan banyak membaca. Tentunya banyak membaca artikel ilmiah juga ya. Bukan artikel lainnya. Kurang nyambung nanti.

Latar belakang

Tidak perlu terlalu detaik seperti dalam tugas akhir skripsi, tesis maupun desertasi. Yang terpenting penulis sudah menyampaikan sekilas latar belakang pentingnya tema yang artikel ilmiah yang sedang ditulisnya. Bisa berisi data penelitian sebelumnya atau berbentuk fenomena yang ada.

Misalnya artikel ilmiah tentang manajemen stres. Penulis di awal artikelnya bisa memulai dengan menyampaikan pentingnya penanggulangan stres karena stres memiliki dampak negatif bukan saja terhadap pikiran melainkan juga terhadap kesehatan fisik seseorang.

Asumsi tersebut kemudian didukung dengan pernyataan dari beberapa penelitian yang menyebutkan hal yang sama. Sehingga latar belakang artikel menjadi kuat untuk dipertanggung jawabkan. Cukup ya

Dasar teori

Sekali lagi karena levelnya hanya untuk artikel maka poin teoripun tetap butuh dituliskan meski tidak selengkap saat kita mengerjakan skripsi, tesis maupun desertasi. Agar terlihat bedanya dengan artikel bebas lainnya. Dasar teori disini bisa juga berbentuk hasil dari penelitian sebelumnya yang terbaru jadi masih relevan hasil penelitiannya.

Metode Perolehan Data

Poin tentang metode ini sebenarnya tergantung pada kualifikasi atau standarisasi dari penyelenggara atau penerbit dimana artikel tersebut akan dipublikasikan. Umumnya, jika memang artikel ilmiah tersebut berbentuk hasil dari sebuah penelitian idealnya menyampaikan metode penelitian.

Tetapi jika artikel ilmiahnya hanya berupa telaah kritis, atau review dari buku atau penelitian biasanya tidak mencantumkan poin metode tetapi harus memiliki kekuatan teori yang lebih sehingga artikel layak dikatakan sebagai artikel ilmiah. Buka sebuat artikel spekulatif penulis.

Pembahasan

Ini merupakan bagian dimana penulis menyajikan hasil telaahnya berdasar teori yang dipakai sepagai pisau analisis terhadap permasalahan yang diangkat dalam poin latar belakang. Yang jelas poin ini lebih detil dari pada poin kesimpulan.

Kesimpulan

Ini poin terakhir yang harus ada dalam sebuah artikel ilmiah. Setelah latar belakang dan kajian teori serta pembahasan disampaikan maka terakhir penulis harus menyampaikan kalimat inti berupa kesimpulan dari artikelnya.

Referensi

Penulisan referensi disini juga menjadi ciri khas sebuar artikel ilmiah atau artikel jurnal ilmiah ya. Memperhatikan cara menulis daftar pustaka atau referensi ini juga menjadi standart penulisan artikel ilmiah yang baik. Contoh penulisan referensi atau daftar pustaka bisa dilihat di poin akhir di artikel ini ya.

Cara Membuat Artikel Jurnal

Artikel jurnal disini saya persempit maknanya dengan artikel jurnal ilmiah ya. Secara struktur kepenulisan sama saja dengan penulisan cara membuat artikel ilmiah. Bedanya apa? Biasanya beda dimasalah pemberian nama poin-poin yang harus ada dalam artikel.

Bedanya lagi, jurnal ilmiah umumnya jumlah halamannya ditentukan oleh penerbit jurnal tersebut. Tiap penerbit jurnal ilmiah memiliki kebijakan sendiri-sendiri terkait jumlah halaman yang harus ditulis. Dan intinya artikel jurnal itu isinya lebih ‘padat’, bahasanya bahasa inti-inti saja biasanya. Contoh artikel jurnal nanti saya kumpulkan di poin akhir dalam artikel ini ya.

Jadi, sabar aja baca hingga selesai ya

Cara Membuat Artikel Opini

cara membuat artikel opini, cara membuat artikel yang baik dan menarik, cara membuat artikel pdf

Artikel opini bisa dikatakan lebih fleksibel atau tidak terlalu kaku struktur penulisannya layaknya artikel ilmiah. Biasanya artikel opini ditulis dengan struktur seperti berikut ini:

Membuat Tema Opini

Tema selalu menjadi poin pertama yang harus ditentukan terlebih dahulu. Kenapa, ya agar kerangka berpikir sebagai penulis bisa rapi, runtun, dan terstruktur. Terbayangkan jika kita menulis artikel apapun tidak dimulai dengan tema tapi langsung pembahasan misalnya. Lucukan nanti artikelnya.

Ibarat orang masak, tidak menentukan dulu mau masak apa. Tiba-tiap menyiapkan bumbu. Karena resep belum ditentukan ya bumbu belum bisa juga ditentukan kan. Apalagi langkah memasaknya. Kurang lebih begitulah ya.

Seperti yang sudah pernah saya singgung di atas sebelumnya bahwasannya tidak ada tips khusus yang manjur agar pikiran kita mudah menemukan tema bagus dan menarik. Satu-satunya cara adalah dengan banyak membaca. Tentunya banyak membaca artikel ilmiah juga ya. Bukan artikel lainnya. Kurang nyambung nanti.

Menyajikan Data Permasalahan di Lapangan

Sebuah opini muncul biasanya berasal dari sebuah peristiwa, kasus, atau fenomena yang sedang trending topiknya di tengah masyarakat. Banyak menarik komentar masyarakat sehingga membuat para ahli dibidangnya membuat opini publik untuk mengkontribusikan keilmuan yang dimilikinya.

Menuliskan Pembahasan Atau Telaah Kritis

Disini menjadi ciri khas artikel telaah. Penulis banyak menyampaikan pendapat pribadinya dengan dasar keluasan ilmu dan pengalaman yang dimilikinya. Atau bisa juga dari hasil pengamatannya selama ini lalu dipakai untuk mengkritisi, mengevaluasi permasalahan yang diangkat sebagai tema artikel.

 Kesimpulan

Kesimpulan merupakan hasil akhir dari sebuah artikel apapun. Artikel opini bisa jugadiakhiri dengan kesimpulan berupa pernyataan solutif atau permasalahan yang dibahas serta evaluasi kritis terhadap pihak-pihak terkait dengan sebuah permasalahan yang diangkat.

 

Cara Membuat Artikel Skripsi

Setelah skripsi selesai ditulis dengan baik. Umumnya pihak universitas meminta format skripsi dibuat dalam bentuk jurnal penelitian sebagai bagian kelengkapan tugas akhir sebelum kelulusan. Itu sepengalaman saya sih.

Nah, jika jurnal skripsi sudah selesai dibuat, mungkin lebih memudahkan penulis untuk menjadikannya sebagai tulisan artikel. Mudahnya seperti ini. Lebih konkritnya sama dengan cara membuat artikel jurnal ilmiah ya.

Ambil inti-inti dari setiap bab dalam skripsi. Inti dari Bab pendahuluan, inti dari bab kajian teori, inti dari bab pembahasan dan ditambahkan kesimpulan. Intinya adalah meringkas tulisan dalam skripsi menjadi jauh lebih singkat sehingga mudah dipahami dengan cepat.

Cara Membuat Artikel Non Penelitian

Cara Membuat Artikel Bebas, cara membuat artikel yang baik, cara membuat artikel untuk adsen, cara membuat artikel ilmiah, www.sakinahbersamamu.com

Artikel non penelitian bisa disebut juga artikel bebas. Tapi bukan berarti penulisannya bebas tanpa aturan. Aturan penulisan sesuai ejaan bahasa Indonesia yang baik masih harus ditegakkan. Selebihnya mungkin memang bebas dengan tetap memperhatikan struktur artikel yang baik sehingga nyaman dibaca. Langkahnya: menentukan tema artikel, membuat poin inti artikel, membuat kesimpulan akhir.

Cara Membuat Artikel Telaah

Namanya telaah pasti ada sesuatu yang memang butuh untuk ditelaah, dikaji atau dianalisa. Jadi yang menonjol dari artikel jenis ini adalah dasar teori yang lengkap dan banyak serta analisa yang dalam dan menyeluruh, sehingga hasil telaahnya bisa berbobot. Kalau untuk caranya adalah sebagai berikut:

Menentukan Tema Artikel

Seperti biasa dalam menuliskan artikel apapun, yang pertama kali dilakukan adalah menentukan tema artikel. Lebih menarik lebih baik. Bagaimana caranya menemukan tema menarik? Banyak baca artikel saja. Nanti lama-lama terasah insyaallaah. Tips ini berlaku juga untuk menentukan tema artikel ilmiah atau penelitian, dan artikel non penelitian.

Menuliskan Permasalahan Yang Akan Ditelaah

Masalah yang akan dikaji atau ditelaah harus disampaikan di awal bagian artikel. Ini standart penulisan artikel apapun ya. Meski bentuknya nanti tidak selalu memakai nama poin ‘permasalahan’. Jika diamati biasanya diawali dengan kata ‘dewasa ini, akhir-akhir ini’ dan seterusnya.

Pembahasan

Dalam poin pembahasan, penulis bisa menyajikan teori-teori yang dapat mendukung telaahnya.Mengurai dan memetakan permasalahan menjadi bagian dalam poin pembahasan. Juga menganalisa permasalahan dengan teori juga menjadi bagian dari poin pembahasan.

Intinya poin pembahasan ini berisi analisa kritis terhadap satu permasalahan dan diakhiri dengan solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Kesimpulan

Setelah itu diakhiri dengan kesimpulan. Berisi beberapa kalimat singkat, padat dan merupakan inti sari dari akhir pembahasan kritis di atas.

 

Cara Membuat Artikel Ilmiah pdf

Kalau membuat artikel pdf ini hanya teknis saja ya. Tahap paling akhir dan paling mudah. Caranya bagaimana?

Pastikan artikel ilmiah sudah selesai ditulis dalam lembah MS Word dulu. Setelah artikel selesai dibuat disimpan seperti biasa dalam bentuk word atau tinggal tekan tombol control+tombol S atau klik icon disk.

Nah selanjutnya tinggal disimpan ulang menjadi bentuk pdf. Jika komputer atau laptopnya sudah ada program pdf biasanya saat diklik ‘save as’ sudah langsung muncul pilihan pdf. Tinggal dipilih nanti otomatis artikel tersebut tersimpan dalam bentuk file pdf.

Contoh Artikel Jurnal pdf

Mohon maaf, menyusul ya filenya. Belum instal pluggin untuk upload file pdf soalnya hehe.Yang mau saya kirimkan via email bisa japri saya deh ya. Filenya punya saya sendiri. Artikel jurnal ilmiah dari tesis saya sebelum lulus.

 

 

One comment Add yours

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *