Mak Gober, Wanita Pemburu Pria Muslim yang Tak Berangkat Sholat Jumat

Spread the love
via liputan6.com

PURWAKARTA—Dede Siti Hindun,adalah seorang muslimah paruh baya yang tinggal di Plered Kabupaten Purwakarta. Muslimah paruh baya ini rajin sekali men-sweeping para lelaki yang masih berkeliaran atau nongkrong-nongkrong di waktu shalat Jumat.

Muslimah berusia 64 tahun ini telah melakukan aksi hebatnya tersebut sejak tahun 2007. Ia didukung beberapa muslimah lainnya berpatroli di jalan raya, gang, pertokoan, hingga jalan tikus untuk mengobrak lelaki Muslim yang tidak shalat jumat agar segera berangkat ke Masjid.

 

via hepwee.com

Muslimah paruh baya ini akrab disapa Mak Gober, ia selalu siap dengan sapu dan kayu (yang dimodifikasi)  di tangannya saat melancarkan aksinya. “Yang emak lakukan hanya semata-mata ibadah saja, yang penting para lelaki harus shalat Jumat, tidak ada lalu lalang dijalanan,” kata Hindun,  seperti disitat dari Radar Karawang.

“Emak yakin para lelaki tidak ada yang berkeliaran saat jam shalat Jumat. Kalau ada emak pukul saja,” kata Dede.

Aksi unik ini sangat jarang dilakukan oleh muslimah di daerah lain. Mak Gober mengaku resah dan kesal dengan keluhan masyarakat, tentang banyaknya  kaum adam berkeliaran saat shalat Jumat.

“Kita pukul bukan berarti secara kasar, tetapi hanya membuat para lelaki malu dengan kewajiban mereka sebagai lelaki Muslim,” kata Mak Gober.

Saat ini, di usianya yang memasuki masa senja, Mak Gober berharap ada generasi penerusnya ke depan untuk melanjutkan aksi yang mulia tersebut. “Dulu awalnya banyak, ada 10 bahkan lebih, tetapi hanya tinggal beberapa orang saja,” ujarnya.

Padahal, ungkap Mak Gober, aksi tersebut selain mendapat imbalan berupa pahala juga menjadi salah satu cara untuk mengingatkan tentang pentingnya ibadah bagi umat muslim.

“Tujuan kita hanyalah mengingatkan para lelaki muslim bahwa, shalat itu penting,” ujarnya.

Di tempat terpisah Camat Plered, Pak Dade Suparman SE. mengungkapkan, apresiasinya atas aksi sejumlah warganya untuk mengingatkan ibadah shalat Jumat.

“Memang dari dulu Kecamatan Plered terkenal, jika saat shalat Jumat lelaki masih berkeliaran pasti mendapat hadiah dari para ibu-ibu itu,” kata camat. []

 

Disarikan dari : Islampos.com

 

Releated Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *